Tempat berbagi kasih, berkat, untuk membangun iman remaja Kristen
Happy Birthday BPK PT

Susunan Pengurus BPK Persekutuan Teruna GPIB Anugerah Periode 2010 - 2012
Pemilihan Pengurus BPK Persekutuan Teruna GPIB Anugerah yang dilakukan hari Minggu 7 NOvember 2010 pukul 13.00 mendapatkan hasil sebagai berikut :
KETUA : Kak Reco
SEKRETARIS : Kak Nila
BENDAHARA : Kak Tyas
Untuk sie pendukung yang lain akan dikoordinasikan lebih lanjut.
Selamat bertugas Kakak-kakak pengurus yang sudah terpilih.
Selalu berkarya untuk meningkatkan persekutuan dan untuk kemuliaan TUhan.
Tuhan Yesus memberkati
KETUA : Kak Reco
SEKRETARIS : Kak Nila
BENDAHARA : Kak Tyas
Untuk sie pendukung yang lain akan dikoordinasikan lebih lanjut.
Selamat bertugas Kakak-kakak pengurus yang sudah terpilih.
Selalu berkarya untuk meningkatkan persekutuan dan untuk kemuliaan TUhan.
Tuhan Yesus memberkati
Kamis, 07 Januari 2010
Kamis, 8 January 2009 Tinggal Tenang
Tinggal Tenang
Baca: Yesaya 30:15-18
Ayat Mas: Yesaya 30:15
Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 20-22; Matius 6:19-34
Martin dan istrinya panik. Tiba-tiba saja putra sulung mereka yang masih kuliah mengaku telah menghamili kekasihnya. Dalam kepanikan, Martin memutuskan untuk menikahkan putranya secepat mungkin, walau kondisi keuangannya tidak mencukupi. Dipinjamnya sejumlah uang dari seorang rentenir. Setelah pesta pernikahan usai, masalahnya belum selesai. Kini Martin terbelit utang dengan bunga tinggi. Penagih utang terus mendatanginya. Rumah tangga putranya pun dilanda aneka persoalan karena kurang persiapan.
Dalam kepanikan orang cenderung berpikir praktis, tidak berpikir panjang. Tak heran keputusan yang dibuat saat panik, umumnya membuat situasi bertambah runyam. Ketika umat Israel menghadapi perang, me¬reka juga panik. Perhitungan di atas kertas menunjukkan bahwa kekuatan musuh jauh lebih besar. Karena takut kalah, mereka segera meminta bantuan kepada tentara Mesir yang terkenal tangguh. Faktor Tuhan lupa dimasukkan dalam perhitungan. Padahal ini faktor penentu kemenangan! Kepanikan telah menggiring umat mencari solusi cepat dan praktis. Akhirnya, mereka memilih ”naik kuda dan lari cepat,” ketimbang mendengar nasihat Tuhan untuk bertobat dan tinggal tenang! Hasilnya? Usaha mereka itu sia-sia. Malah menambah masalah.
Kepanikan biasanya muncul saat kita menghadapi situasi sulit dan terjepit. Hadirnya tak dapat ditolak, namun dapat diredakan. Tenangkan diri di hadapan Tuhan. Diam. Lalu minta Tuhan untuk memegang kendali dan menunjukkan jalan. Jangan terburu-buru mengambil keputusan, sebelum yakin itu jalan Tuhan.
Beriman berarti menolak dikuasai oleh kepanikan lalu membiarkan diri dikuasai oleh Tuhan
Penulis: Juswantori Ichwan
http://www.renunganharian.net/lihatrenungan.php?judul=Tinggal%20Tenang&nama=
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar